Tampilkan postingan dengan label astro calendar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label astro calendar. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 25 Februari 2017
Bagaimana Perhitungan Tanggal Paskah dalam Kalender Yahudi?
Hari Raya terpenting bagi umat Yahudi adalah Pesakh atau Paskah (artinya “lewat; bebas”), yaitu tanggal 14 Nisan, hari pembebasan Bani Israil yang dipimpin Nabi Musa a.s. dari perbudakan Fir`aun di Mesir selama ratusan tahun. Pada hari Paskah 14 Nisan, yang jatuh pada tanggal 30 Maret 2010, umat Yahudi dianjurkan menyembelih hewan qurban berupa domba.
Umat Nasrani juga merayakan Paskah, tetapi dengan makna yang berbeda, yaitu pembebasan manusia dari dosa. Mereka tidak menyembelih domba, sebab Nabi Isa al-Masih a.s. mereka anggap sebagai “domba Paskah” yang sudah dikorbankan. Pada mulanya Paskah umat Nasrani sama dengan umat Yahudi, yaitu tanggal 14 Nisan. Sejak tahun 325 Masehi, melalui sidang Konsili di Nikea (Iznik di Turki sekarang), Paskah ditetapkan harus pada hari Minggu sesudah purnama selepas 21 Maret, agar cocok dengan perayaan Easter Sunday warisan kepercayaan kafir Romawi purba. Itulah sebabnya Paskah umat Nasrani tahun ini jatuh pada tanggal 4 April 2010.
Paskah dalam kalender gerejawi sering disebut sebagai perayaan yang berpindah, artinya perayaannya tidak terpaku pada tanggal tertentu di dalam kalender Gregorian maupun Julian (yang sama-sama mengikuti perputaran matahari dan keempat musim) melainkan dihitung menurut kalender suryacandra seperti kalender Ibrani. Di dalam kalender Gregorian, Paskah selalu jatuh pada hari Minggu antara 22 Maret dan 25 April. Untuk negara-negara yang mengikuti kalender Julian untuk perayaan-perayaan keagamaan, Paskah juga jatuh pada hari Minggu antara 22 Maret dan 25 April , yang dalam kalender Gregorian adalah 4 April-8 Mei.
Sistem kalender modifikasi dari Kalender Julian. Yang pertama kali mengusulkannya ialah doktor Aloysius Lilius, dari Napoli, Italia dan disetujui oleh Paus Gregorius XIII pada tanggal 24 Februari 1582. Sistem kalender yang diperkenalkan oleh Julius Caesar pada tahun 45 sebelum Masehi. Sistem kalender yang menggunakan fase bulan sebagai acuan utama namun juga menambahkan pergantian musim di dalam perhitungan tiap tahunnya. Kalender ini biasanya ditandai dengan adanya bulan-bulan kabisat beberapa tahun sekali ataupun berturut-turut. Dengan demikian, jumlah bulan dalam satu tahun dapat mencapai 12 sampai 13 bulan.
Tanggal Paskah yang tepat pernah menjadi pokok perdebatan. Di dalam Konsili Nicea I pada 325 diputuskan bahwa seluruh umat Kristen akan merayakan Paskah pada hari yang sama, yang akan dihitung secara berbeda dari perhitungan umat Yahudi untuk menentukan tanggal Paskah Yahudi. Karena tidak adanya catatan keputusan konsili yang selamat hingga zaman modern, ada kemungkinan bahwa konsili tersebut tidak memutuskan cara tertentu untuk menghitung tanggal Paskah. Metode penghitungan paskah yang berlaku sejak Zaman Pertengahan adalah Paskah dirayakan pada hari Minggu setelah bulan purnama pertama Musim semi (vernal equinox). Kalimat tersebut sebenarnya tidak sungguh sama dengan sistem perhitungan gerejawi. Dalam perhitungan gerejawi, gereja-gereja Kristen menggunakan 21 Maret sebagai awal tanggal perhitungan Paskah, dari sana dicari kapan bulan purnama berikutnya, demilian seterusnya. Bagi gereja-gereja Ortodoks yang masih menggunakan kalender Julian, tanggal yang digunakan juga 21 Maret, namun dalam kalender Julian, sebagai akibatnya terdapat perbedaan-perbedaan.
Paskah ditentukan berdasarkan siklus suryacandra. Satu bulan dalam penanggalan candra (bulan) terdiri dari bulan-bulan sepanjang 30 hari dan 29 hari, berselang-seling, dengan satu bulan tambahan yang ditambahkan secara berkala agar pas dengan penanggalan surya (matahari). Dalam setiap tahun surya (1 Januari hingga 31 Desember), bulan candra dimulai dengan sebuah purnama gerejawi yang jatuh pada periode 29 hari di antara 8 Maret hingga 5 April (inklusif) dan dinamakan "bulan candra Paskah" tahun tersebut. Paskah adalah hari Minggu ke-3 dalam bulan candra Paskah, atau dengan kata lain hari Minggu setelah hari ke-14 bulan candra Paskah. Hari ke-14 itu sendiri dinamakan purnama Paskah, walaupun hari ke-14 pada bulan candra dapat berbeda dengan purnama astronomis hingga 2 hari lamanya. Karena purnama gerejawi jatuh pada tanggal 8 Maret hingga 5 April, purnama Paskah atau hari ke-14-nya pasti jatuh pada tanggal 21 Maret hingga 18 April. Dengan demikian Paskah menurut kalender Gregorian akan memiliki 35 kemungkinan hari - antara 22 Maret hingga 25 April (inklusif). Terakhir kali Paskah jatuh pada tanggal 22 Maret adalah pada tahun 1818 dan berikutnya adalah tahun 2285. Terakhir kali Paskah jatuh pada tanggal 25 April adalah pada 1943 dan berikutnya adalah tahun 2038. Siklus perputaran tanggal-tanggal Paskah berulang tepat setiap 5.700.000 tahun; 19 April merupakan tanggal Paskah yang tersering, yang terjadi 220.400 kali, atau 3.9%, dibanding dengan median tanggal-tanggal lainnya sebanyak 189.525 kali atau 3.3%. Paskah menurut kalender Julian seringkali (sekitar 50%) dirayakan 1 minggu setelah kalender Gregorian, karena tidak adanya penyesuaian perhitungan tanggal seperti yang dilakukan di kalender Gregorian. Namun tidak jarang pula selisih waktunya hingga 3-4 minggu. Untuk menghindari perbedaan cara perhintungan Paskah, gereja Katolik telah membuat tabel tanggal Paskah menurut aturan di atas. Seluruh gereja yang merayakan Paskah sesuai dengan tanggal tersebut. Hubungan dengan penanggalan Paskah Yahudi Paskah Yahudi juga menggunakan kalender suryacandra untuk menghitung tanggal perayaan. Minggu Paskah biasanya jatuh sekitar seminggu setelah hari pertama Paskah Yahudi (tanggal 15 Nisan pada penanggalan Yahudi). Namun karena perbedaan sistem penghitungan tanggal suryacandra antara kalender Yahudi dan Gregorian, dalam siklus 19 tahun Paskah Yahudi jatuhnya satu bulan etelah hari Minggu Paskah, yaitu tahun ke-3, 11, dan 14 dalam siklus 19 tahun kalender Gregorian (atau tahun ke 19, 8, dan 11 berturut-turut pada siklus 19 tahun kalender Karena dalam kalender Yahudi modern tanggal 15 Nisan tidak pernah jatuh pada hari Senin, Rabu, atau Jumat, seder tanggal 15 Nisan tidak pernah jatuh pada malam Kamis Putih. Seder kedua, yang diperingati oleh sebagian komunitas Yahudi sebagai malam Paskah (Yahudi) kedua, dapat jatuh pada Kamis malam. Reformasi penanggalan Paskah Dalam sebuah kongres Pan-Ortodoks tahun 1923, uskup-uskup Gereja Ortodoks Timur bertemu di Konstantinopel di bawah kepemimpinan Patriark Meletios IV. Di dalam kongres tersebut para uskup menyetujui Perubahan kalender Julian. Aslinya, kalender ini akan dapat menentukan tanggal Paskah berdasarkan perhitungan astronomis yang berlandaskan meridian Yerusalem. Namun negara-negara yang menggunakan revisi tersebut hanya menggunakan revisi-revisi hari-hari raya yang memiliki tanggal tetap pada kalender Julian, revisi rumus perhitungan tanggal Paskah tidak pernah diterapkan di keuskupan Ortodoks manapun. Pada pertemuan puncak Dewan Gereja-gereja se-Dunia (DGD) di Aleppo, Suriah pada 1997, DGD mengusulkan reformasi penghitungan Paskah yang akan mempersatukan kembali kedua sistem yang ada (Barat/Gregorian dan Timur/Julian) dengan pengetahuan ilmu astronomis modern yang menghitung equinox musim semi astronomis dan bulan purnama di meridian Yerusalem, dan juga mengikuti Konsili Nicea I tentang penanggalan Paskah pada hari Minggu pertama setelah bulan purnama. Perubahan yang diusulkan DGD ini akan menyelesaikan masalah penanggalan dan menghilangkan perbedaan di antara gereja-gereja (ritus) Timur dan Barat. Reformasi ini diusulkan mulai digunakan sejak 2001, namun hingga kini hal tersebut belum digunakan oleh anggota manapun
Kamis, 12 Januari 2017
Tambahan 1 Detik di Tanggal 31 Desember 2016
Kamis, 26 Februari 2015
Sabtu, 05 Januari 2013
Astronomy Calendar 2013
- January 3, 4 - Quadrantids Meteor Shower. The Quadrantids are an above average shower, with up to 40 meteors per hour at their peak.
Rabu, 07 Maret 2012
kalender konjungsi planet 2012
menurut klaim dari beberapa oknum, semacam kesejajaran jupiter dan saturnus akan mengacaukan gravitasi bumi yang berefek pada kekacauan geologi dan meteorologi di bumi!
sayangnya, kesejajaran planet jupiter dan saturnus TIDAK DIJADWALKAN UNTUK TERJADI PADA TAHUN 2012!!!!!!!
tidak percaya?
lihatlah tabel berikut ini (yuk, besok pada nonton):

kalaupun ada konjungsi atau kesejajaran kedua planet tersebut, lalu kenapa?
tahukah kalian bahwa pada awal tahun 1962 terjadi konjungsi 5 benda angkasa (bulan, matahari, merkurius, venus, jupiter) disertai fase bulan baru plus dipercantik dengan sebuah gerhana matahari... but We're still here! hehehe... nggak ada efek yang cukup berarti kan?
coba pikirkan, kalo aku sih, lebih takut sama bulan yang mana gravitasinya lebih berpengaruh terhadap bumi, daripada jupiter ditambah saturnus yang jarak paling dekatnya sekitar 600 jutaan KM. masuk akal?
sayangnya, kesejajaran planet jupiter dan saturnus TIDAK DIJADWALKAN UNTUK TERJADI PADA TAHUN 2012!!!!!!!
tidak percaya?
lihatlah tabel berikut ini (yuk, besok pada nonton):

kalaupun ada konjungsi atau kesejajaran kedua planet tersebut, lalu kenapa?
tahukah kalian bahwa pada awal tahun 1962 terjadi konjungsi 5 benda angkasa (bulan, matahari, merkurius, venus, jupiter) disertai fase bulan baru plus dipercantik dengan sebuah gerhana matahari... but We're still here! hehehe... nggak ada efek yang cukup berarti kan?
coba pikirkan, kalo aku sih, lebih takut sama bulan yang mana gravitasinya lebih berpengaruh terhadap bumi, daripada jupiter ditambah saturnus yang jarak paling dekatnya sekitar 600 jutaan KM. masuk akal?
Sabtu, 14 Januari 2012
kalender hujan meteor 2012
sapa yang mau liat ujan meteor?? tentunya kalian mau semua kan?
tapi sobat astro udah pada tau belom kapan ujan meteornya dateng? kalo belom...ini kalender peringatan hujan meteor selama tahun 2012
1. Hujan meteor Quadrantids puncaknya terjadi pada 4 Januari. Jumlah meteor yang bisa disaksikan per jamnya adalah 120.
2. Hujan meteor Lirids puncaknya terjadi pada 22 April. Jumlah meteor yang bisa disaksikan adalah 20 per jam.
3. Hujan meteor Pi-Puppids puncaknya terjadi pada 23 April. Jumlah meteor yang dihasilkan bervariasi.
4. Hujan meteor Eta Aquarids puncaknya terjadi pada 6 Juni. Jumlah meteor yang dihasilkan 60 per jam.
5. Hujan meteor June Bootids puncaknya terjadi pada 27 Juni. Jumlah meteor yang dihasilkan bervariasi.
6. Hujan meteor S Delta Aquarids puncaknya terjadi pada 29 Juli. Jumlah meteor yang dihasilkan 20 per jam.
7. Hujan meteor Perseids puncaknya terjadi pada 12 Agustus. Jumlah meteor yang dihasilkan 90 per jam.
8. Hujan meteor Aurigids puncaknya terjadi pada 1 September. Jumlah meteor yang dihasilkan bervariasi.
9. Hujan meteor Draconids puncaknya terjadi pada 8 Oktober. Jumlah meteor yang dihasilkan bervariasi.
10. Hujan meteor Orionids puncaknya terjadi pada 21 Oktober. Jumlah meteor yang dihasilkan adalah 20 per jam.
11. Hujan meteor S Taurids puncaknya terjadi pada 5 November. Jumlah meteor yang dihasilkan 10 per jam.
12. Hujan Meteor N Taurids puncaknya terjadi pada 12 November. Jumlah meteor yang dihasilkan 15 per jam.
13. Hujan meteor Leonids puncaknya terjadi pada 17 November. Jumlah meteor yang dihasilkan 20 per jam.
14. Hujan meteor Alpha-Monocerotids puncaknya terjadi pada 21 November. Jumlah meteor yang dihasilkan bervariasi.
15. Hujan meteor Dec Phoenicids puncaknya terjadi pada 6 Desember. Jumlah meteor yang dihasilkan bervariasi.
16. Hujan meteor Puppid/Velid puncaknya terjadi pada 6 Desember. Jumlah meteor yang dihasilkan 10 per jam.
17. Hujan meteor Geminid puncaknya terjadi pada 14 Desember. Jumlah meteor yang dihasilkan 120 per jam.
18. Hujan meteor Ursids puncaknya terjadi pada 22 Desember. Jumlah meteor yang dihasilkan 10 per jam.
ini semua tanggal pucaknya doang..hehehe..selamat menonton meteor showernya guys
tapi sobat astro udah pada tau belom kapan ujan meteornya dateng? kalo belom...ini kalender peringatan hujan meteor selama tahun 2012
1. Hujan meteor Quadrantids puncaknya terjadi pada 4 Januari. Jumlah meteor yang bisa disaksikan per jamnya adalah 120.
2. Hujan meteor Lirids puncaknya terjadi pada 22 April. Jumlah meteor yang bisa disaksikan adalah 20 per jam.
3. Hujan meteor Pi-Puppids puncaknya terjadi pada 23 April. Jumlah meteor yang dihasilkan bervariasi.
4. Hujan meteor Eta Aquarids puncaknya terjadi pada 6 Juni. Jumlah meteor yang dihasilkan 60 per jam.
5. Hujan meteor June Bootids puncaknya terjadi pada 27 Juni. Jumlah meteor yang dihasilkan bervariasi.
6. Hujan meteor S Delta Aquarids puncaknya terjadi pada 29 Juli. Jumlah meteor yang dihasilkan 20 per jam.
7. Hujan meteor Perseids puncaknya terjadi pada 12 Agustus. Jumlah meteor yang dihasilkan 90 per jam.
8. Hujan meteor Aurigids puncaknya terjadi pada 1 September. Jumlah meteor yang dihasilkan bervariasi.
9. Hujan meteor Draconids puncaknya terjadi pada 8 Oktober. Jumlah meteor yang dihasilkan bervariasi.
10. Hujan meteor Orionids puncaknya terjadi pada 21 Oktober. Jumlah meteor yang dihasilkan adalah 20 per jam.
11. Hujan meteor S Taurids puncaknya terjadi pada 5 November. Jumlah meteor yang dihasilkan 10 per jam.
12. Hujan Meteor N Taurids puncaknya terjadi pada 12 November. Jumlah meteor yang dihasilkan 15 per jam.
13. Hujan meteor Leonids puncaknya terjadi pada 17 November. Jumlah meteor yang dihasilkan 20 per jam.
14. Hujan meteor Alpha-Monocerotids puncaknya terjadi pada 21 November. Jumlah meteor yang dihasilkan bervariasi.
15. Hujan meteor Dec Phoenicids puncaknya terjadi pada 6 Desember. Jumlah meteor yang dihasilkan bervariasi.
16. Hujan meteor Puppid/Velid puncaknya terjadi pada 6 Desember. Jumlah meteor yang dihasilkan 10 per jam.
17. Hujan meteor Geminid puncaknya terjadi pada 14 Desember. Jumlah meteor yang dihasilkan 120 per jam.
18. Hujan meteor Ursids puncaknya terjadi pada 22 Desember. Jumlah meteor yang dihasilkan 10 per jam.
ini semua tanggal pucaknya doang..hehehe..selamat menonton meteor showernya guys
Senin, 09 Januari 2012
kalender astronomi 2012
Kiranya apa saja peristiwa atau fenomena astronomis di tahun 2012?
Tentunya para pecinta astronomi tidak ingin terlewat satu pun kejadian-kejadian menarik bahkan spektakuler di tahun 2012 hanya karena "Kekurangan informasi". Oleh karena itu, aku berinisiatif mempublikasi tulisan "Kalender Astronomi Tahun 2012" yang dapat menjadi referensi peristiwa apa saja yang akan terjadi nanti sepanjang tahun 2012. Berikut persembahan ku...hehehe
Catatan:
04 Januari 2012: Puncak Hujan Meteor Quadrantids
23 Januari 2012: Bulan Baru
08 Februari 2012: Bulan Purnama
22 Februari 2012: Bulan Baru
04 Maret 2012: Oposisi Mars
14 Maret 2012: Konjungsi Venus dan Jupiter
27 Maret 2012: Venus Elongasi Timur
07 April 2012: Bulan Purnama
16 April 2012: Saturnus Oposisi
22 April 2012: Hujan Meteor Lyrids
05 Mei 2012: Puncak Hujan Meteor Eta Aquarids
21 Mei 2012: Bulan Baru
04 Juni 2012: Gerhana Bulan Sebagian
21 Juni 2012: Solstice Juni
01 Juli 2012: Merkurius Elongasi Timur
05 Juli 2012: Bumi di Aphelion
28 Juli 2012: Puncak Hujan Meteor Southern Delta Aquarids
02 Agustus 2012: Bulan Purnama
12 Agustus 2012: Okultasi Jupiter
12 Agustus 2012: Puncak Hujan Meteor Perseids
16 September 2012: Bulan Baru
22 September 2012: Equinox September
15 Oktober 2012: Bulan Baru
21 Oktober 2012: Puncak Hujan Meteor Orionids
14 November 2012: Bulan Baru
17 November 2012: Puncak Hujan Meteor Leonids
03 Desember 2012: Oposisi Jupiter
14 Desember 2012: Puncak Hujan Meteor Geminids
Tentunya para pecinta astronomi tidak ingin terlewat satu pun kejadian-kejadian menarik bahkan spektakuler di tahun 2012 hanya karena "Kekurangan informasi". Oleh karena itu, aku berinisiatif mempublikasi tulisan "Kalender Astronomi Tahun 2012" yang dapat menjadi referensi peristiwa apa saja yang akan terjadi nanti sepanjang tahun 2012. Berikut persembahan ku...hehehe
Catatan:
Tulisan berwarna merah berarti peristiwa tersebut tidak dapat diamati di Indonesia.
Tulisan berwarna kuning kecokelatan berarti tidak dapat diamati dengan mata langsung, sehingga diperlukan alat bantu seperti teleskop atau binokuler.
Tulisan berwarna hitam berareti peristiwa tersebut bisa diamati di Indonesia tanpa alat bantu apapun.
Kalender Astronomi Tahun 2012
Januari
04 Januari 2012: Puncak Hujan Meteor Quadrantids
Pada 28 Desember 2011 hingga 12 Januari 2012 Bumi akan melintasi daerah puing-puing asteroid 2003 EH1 yang mengakibatkan terjadinya hujan meteor Quadrantids. Pada puncaknya diperkirakan 120 meteor akan jatuh tiap jamnya dengan radian rasi Bootes di timur laut waktu dini hari.05 Januari 2012: Bumi di Perihelion
Dalam orbit berbentuk elips, Bumi akan berada pada jarak terdekatnya dengan Matahari sejauh 0.9833 AU.09 Januari 2012: Bulan Purnama
23 Januari 2012: Bulan Baru
Februari
08 Februari 2012: Bulan Purnama
22 Februari 2012: Bulan Baru
Maret
04 Maret 2012: Oposisi Mars
Suatu konfigurasi dimana Matahari-Bumi-Mars akan berurut yang juga berarti Mars akan berada pada jarak terdekatnya (0.6741 AU) dari Bumi. Oleh karena itu saat ini adalah waktu terbaik mengamati planet "kemerah-merahan" Mars dengan atau tanpa alat bantu. Jika diamati dengan mata telanjang, Mars akan terlihat seperti bintang merah terang yang terlihat sepanjang malam.05 Maret 2012: Merkurius Elongasi Timur
Merkurius dengan ketinggian 18.2° teramati pada langit sebelah barat saat Matahari terbenam.08 Maret 2012: Bulan Purnama
14 Maret 2012: Konjungsi Venus dan Jupiter
Bagaimana jika 2 planet yang sama-sama terlihat bagai bintang putih terang berdampingan di langit barat waktu Matahari terbenam? Nantikan konjungsi Venus dan Jupiter yang berjarak hanya 3°.20 Maret 2012: Maret Equinox
Matahari akan bersinar tepat di perpotongan ekliptik dan ekuator dimana seluruh belahan Bumi akan memiliki lama waktu siang dan malam hampir sama. Hari ini juga akan menjadi awal musim semi (vernal equinox) di belahan Bumi Utara dan menjadi awal musim gugur (autumnal equinox) di belahan Bumi Selatan.22 Maret 2012: Bulan Baru
27 Maret 2012: Venus Elongasi Timur
Langit senja akan dihiasi oleh Venus sang bintang kejora dengan ketinggian 46° dari horison barat tepat ketika Matahari terbenam
April
07 April 2012: Bulan Purnama
16 April 2012: Saturnus Oposisi
Saturnus akan terlihat bagai bintang putih terang yang terlihat sepanjang malam pada jarak terdekatnya (8.7196 AU) dari Bumi. Karenanya saat ini lah waktu terbaik mengamati Saturnus dengan atau tanpa alat bantu.18 April 2012: Merkurius Elongasi Barat
Merkurius nampak di langit timur saat matahari terbit dengan ketinggian 27.5°.21 April 2012: Bulan Baru
22 April 2012: Hujan Meteor Lyrids
Serpihan-serpihan kecil dari komet Thatcher akan menghujam Bumi dari arah rasi Lyra di langit utara sejak 16 sampai 26 April. Ketika puncaknya nanti 22 April 2012, diperkirakan akan ada 20-an meteor yang melintas tiap jamnya. Pengamatan meteor Lyrids kali ini akan didukung langit yang gelap karena Bulan sedang dalam fase bulan baru.
Mei
05 Mei 2012: Puncak Hujan Meteor Eta Aquarids
Meteor yang berasal dari serpihan komet Halley akan terlihat antara tanggal 19 April hingga 28 Mei. Sekitar 60 meteor tiap jamnya akan berjatuhan ketika puncaknya. Sayangnya langit yang terang benderang karena Bulan purnama akan membuat meteor "Malu-malu" untuk dilihat.06 Mei 2012: Bulan Purnama
21 Mei 2012: Bulan Baru
21 Mei 2012: Gerhana Matahari Sebagian
Suatu peristiwa dimana sebagian piringan Bulan akan menutupi sebagian piringan Matahari, sehingga Matahari akan terlihat sabit. Gerhana melintas Cina selatan, ke timur melalui Jepang, Samudera Pasifik bagian utara, dan ke Amerika Serikat bagian barat. (NASA Map and Eclipse Information)28 Mei 2012: Istiwa' Adhom
Peristiwa dimana Matahari transit atau tepat berada di atas ka’bah. Peristiwa ini dapat difungsikan untuk meluruskan arah kiblat bagi kaum muslim. Peristiwa ini akan terulang pada tanggal 16 Juli 2012.
Juni
04 Juni 2012: Gerhana Bulan Sebagian
Sepertiga wajah Bulan akan tertutupi bayangan umbra Bumi pada pukul 16:03 WIB. Peristiwa Gerhana Bulan Sebagian ini akan terlihat di sebagian besar Asia, Australia, Samudra Pasifik, dan Amerika. (NASA Map and Eclipse Information)04 Juni 2012: Bulan Purnama
06 Juni 2012: Transit Venus
Suatu kejadian langka dimana Venus melintas di depan piringan Matahari. Teramati dari Pasifik barat, timur Asia dan Australia timur pukul 08:28 WIB. Kejadian ini terakhir teramati pada 8 Juni 2004 dan baru akan terjadi lagi pada 11 Desember 2117. Pengamatannya diharuskan menggunakan alat bantu seperti teleskop berfilter. (NASA Transit Information | NASA Transit Map)19 Juni 2012: Bulan Baru
21 Juni 2012: Solstice Juni
Kutub Utara Bumi akan mengarah ke Matahari dengan posisi paling Utara di langit sehingga Matahari berada pada titik balik utara (Tropic of Cancer) dengan deklinasi +23,44°. Peristiwa ini menandai awal musim panas di belahan Bumi Utara dan menjadi awal musim dingin di belahan Bumi Selatan.
Juli
01 Juli 2012: Merkurius Elongasi Timur
Merkurius akan menghiasi langit senja dengan ketinggian 25.7° di ufuk barat.04 Juli 2012: Bulan Purnama
05 Juli 2012: Bumi di Aphelion
Kebalikan dari perihelion, dimana Bumi berada pada jarak terjauh dari Matahari terhitung 1.0167 AU.16 Juli 2012: Istiwa' Adhom
Kali kedua dalam tahun ini dimana Matahari transit atau tepat berada di atas ka’bah. Peristiwa ini dapat difungsikan untuk meluruskan arah kiblat bagi kaum muslim.19 Juli 2012: Bulan Baru
28 Juli 2012: Puncak Hujan Meteor Southern Delta Aquarids
Kali ini rasi Aquarius menjadi radian hujan meteor yang berasal dari pecahan komet Marsden dan Kracht Sungrazing sejak 18 Juli hingga 18 Agustus. Cukup arahkan kedua mata ke langit timur waktu dini hari, 20 an meteor tiap jam diperkirakan terlihat pada puncaknya.
Agustus
02 Agustus 2012: Bulan Purnama
12 Agustus 2012: Okultasi Jupiter
Bagaimana jika Jupiter tertutupi oleh piringan Bulan untuk sejenak? Jangan lewatkan "Gerhana" Jupiter yang dapat teramati di seluruh Indonesia.
12 Agustus 2012: Puncak Hujan Meteor Perseids
Sejak 17 Juli hingga 24 Agustus sebelum fajar, rasi Perseus di langit utara menjadi pusat hujan meteor yang berasal dari serpihan komet Swift-Tuttle. Sekitar 90 meteor tiap jam diperkirakan akan melintas di langit gelap berhias Bulan sabit tatkala puncaknya selepas tengah malam hingga fajar tiba.15 Agustus 2011: Venus Elongasi Barat
Nikmati pemandangan matahari terbit dihiasi Venus sang bintang kejora setinggi 45.8° di langit timur.16 Agustus 2012: Merkurius Elongasi Barat
Seakan menemani Venus, Merkurius juga akan berelongasi barat dan terlihat di langit timur ketika matahari terbit dengan ketinggian 18.7°.17 Agustus 2012: Bulan Baru
24 Agustus 2012: Oposisi Neptunus
Neptunus akan berada pada jarak terdekatnya (28.9840 AU) dari Bumi. Meski akan lebih terang di banding biasanya, namun tetap dibutuhkan alat bantu seperti teleskop untuk mengamati.31 Agustus 2012: Bulan Purnama
September
16 September 2012: Bulan Baru
22 September 2012: Equinox September
Matahari akan bersinar tepat di perpotongan ekliptik dan ekuator. Kala itu lama waktu siang dan malam dalam waktu di seluruh dunia yang hampir sama. Hari ini juga akan menjadi awal musim gugur (autumnal equinox) di belahan Bumi Utara dan menjadi awal musim semi (vernal equinox) di belahan Bumi Selatan.29 September 2012: Oposisi Uranus
Uranus berada pada titik terdekatnya (19.0614 AU) dari Bumi. Meski sangat redup, Uranus masih mungkin diamati tanpa alat bantu dengan langit yang sangat gelap.30 September 2012: Bulan Purnama
Oktober
15 Oktober 2012: Bulan Baru
21 Oktober 2012: Puncak Hujan Meteor Orionids
Rasi Orion sang pemburu akan menjadi radian dari meteor Orionids sejak 15 hingga 29 Oktober. Berasal dari serpihan komet Halley, sekitar 20 meteor akan menghiasi langit pada puncaknya. Bulan fase kuartir awal memberi kesempatan untuk dilakukannya pengamatan lepas tengah malam.27 Oktober 2012: Merkurius Elongasi Timur
Merkurius dengan tinggi 24.1° dari horison barat akan terlihat ketika Matahari terbenam.30 Oktober 2012: Bulan Purnama
November
14 November 2012: Bulan Baru
14 November 2012: Gerhana Matahari Total
Ketika Matahari-Bulan-Bumi berada dalam satu garis lurus dan piringan Bulan lebih besar dari piringan Matahari, terjadilah suatu peristiwa Gerhana Matahari Total. Di akhir tahun 2012, peristiwa tersebut akan teramati di bagian utara Australia dan Samudra Pasifik bagian selatan dengan waktu puncaknya pada 05:12 WIB. (NASA Map and Eclipse Information)
17 November 2012: Puncak Hujan Meteor Leonids
Dini hari diarah langit timur sekitar rasi Leo terbentang puing-puing komet 55p/Tempel-Tuttle sejak 6 hingga 30 November. Kemudian puing-puing tersebut akan menghujam Bumi sebagai meteor sebanyak 15 an meteor tiap jam waktu puncaknya.
28 November 2012: Gerhana Bulan Penumbral
Seluruh bagian Bulan akan berada dalam bayangan penumbra Bumi pukul 21:32 WIB. Ketika itu Bulan akan terlihat sedikit meredup seakan tidak terjadi gerhana. Gerhana kali ini akan terlihat di sebagian besar Eropa, Timur Afrika, Asia, Australia, Samudra Pasifik, dan Amerika Utara. (NASA Map and Eclipse Information)28 November 2012: Bulan Purnama
Desember
03 Desember 2012: Oposisi Jupiter
Planet termasif di tata surya akan berada pada jarat terdekat (4.0689 AU) dari Bumi. Saat ini lah waktu yang paling tepat mengamati Jupiter dengan atau tanpa alat bantu. Jika dilihat langsung, Jupiter akan terlihat sebagai bintang putih terang yang menghiasi langit sepanjang malam.05 Desember 2012: Merkurius Elongasi Barat
Ketika Matahari terbit, Merkurius akan menghiasi langit timur dengan ketinggian 20.6°.13 Desember 2012: Bulan Baru
14 Desember 2012: Puncak Hujan Meteor Geminids
Dengan hipotesis bahwa asteroids 3200 Phaethon mengemisikan debu ketika mengorbit Matahari, terjadilah hujan meteor Geminids sejak 7 hingga 17 Desember. Dari rasi Gemini, diperkirakan akan melintas 120 meteor tiap jam saat puncaknya. Fase Bulan baru kian mendukung pengamatan dengan langit yang gelap tahun ini.21 Desember 2012: Solstice Desember
Kutub Selatan Bumi akan condong ke arah Matahari sehingga Matahari berada pada titik balik selatan (Tropic of Capricorn) dengan deklinasi -23,44°. Peristiwa ini menandai awal musim dingin (winter solstice) di belahan Bumi Utara dan awal musim panas (summer solstice) di belahan Bumi Selatan.28 Desember 2012: Bulan Purnama
Jumat, 18 November 2011
kalender astronomi November-Desember 2011
November 2011
10 – Bulan Purnama. Berarti tanggal 3 dan 4 November kita shaum, tanggal 5 November adalah Hari Raya Idul Adha, tanggal 6-8 November adalah hari Tasyrik (ga boleh shaum), dan tanggal 9 dan 10 November kita shaum ayyamul bidh.
17 dan 18 – Hujan Meteor Leonids. Hujan meteor ini memiliki siklus puncak setiap 33 tahun dimana ratusan meteor dapat terlihat setiap jamnya. Terakhir terjadi pada tahun 2001. Hanya saja untuk sekarang, hujan meteor ini dapat dilihat pada tanggal 13-20 November, tetapi puncak hujan meteor ini selalu jatuh pada tanggal 17 dan 18 November. Pada 2 hari tersebut akan terlihat sekitar 40 meteor per jam. Baiknya dilihat ke arah timur setelah tengah malam di sekitar konstelasi Leo.
25 – Bulan Baru. Berarti seharusnya tanggal 1 Muharram. Ganti tahun hijriah jadi 1433.
25 – Gerhana Matahari Sebagian. Hanya dapat terlihat di Antarktika dan sebagian dari Afrika utara dan Tasmania. Berarti Indonesia gak kebagian lagi
Desember 2011
10 – Bulan Purnama. Berarti tanggal 8-10 Desember kita shaum ayyamul bidh.
10 – Gerhana Bulan Total. Dapat terlihat di sebagian besar Eropa, Afrika timur, Asia, Australia, Samudra Pasifik, dan Amerika utara. Di Indonesia keliatan lagi lho!!!
13 dan 14 – Hujan Meteor Geminids. Sebenarnya hujan meteor ini dapat dilihat pada tanggal 6-19 Desember, tetapi puncak hujan meteor ini jatuh pada tanggal 13 dan 14 Desember. Pada 2 hari tersebut akan terlihat sekitar 60 meteor multiwarna per jamnya. Baiknya dilihat ke arah timur setelah tengah malam di sekitar konstelasi Gemini.
21 – Winter Solstice terjadi di belahan Bumi bagian utara pada 15:30 UT. Matahari sedang pada titik terendahnya di langit dan hari ini akan menjadi siang paling sebentar dalam setahun. Hari ini juga merupakan hari pertama di musim dingin.
24 – Bulan Baru. Berarti seharusnya tanggal 1 Safar.
10 – Bulan Purnama. Berarti tanggal 3 dan 4 November kita shaum, tanggal 5 November adalah Hari Raya Idul Adha, tanggal 6-8 November adalah hari Tasyrik (ga boleh shaum), dan tanggal 9 dan 10 November kita shaum ayyamul bidh.
17 dan 18 – Hujan Meteor Leonids. Hujan meteor ini memiliki siklus puncak setiap 33 tahun dimana ratusan meteor dapat terlihat setiap jamnya. Terakhir terjadi pada tahun 2001. Hanya saja untuk sekarang, hujan meteor ini dapat dilihat pada tanggal 13-20 November, tetapi puncak hujan meteor ini selalu jatuh pada tanggal 17 dan 18 November. Pada 2 hari tersebut akan terlihat sekitar 40 meteor per jam. Baiknya dilihat ke arah timur setelah tengah malam di sekitar konstelasi Leo.
25 – Bulan Baru. Berarti seharusnya tanggal 1 Muharram. Ganti tahun hijriah jadi 1433.
25 – Gerhana Matahari Sebagian. Hanya dapat terlihat di Antarktika dan sebagian dari Afrika utara dan Tasmania. Berarti Indonesia gak kebagian lagi
Desember 2011
10 – Bulan Purnama. Berarti tanggal 8-10 Desember kita shaum ayyamul bidh.
10 – Gerhana Bulan Total. Dapat terlihat di sebagian besar Eropa, Afrika timur, Asia, Australia, Samudra Pasifik, dan Amerika utara. Di Indonesia keliatan lagi lho!!!
13 dan 14 – Hujan Meteor Geminids. Sebenarnya hujan meteor ini dapat dilihat pada tanggal 6-19 Desember, tetapi puncak hujan meteor ini jatuh pada tanggal 13 dan 14 Desember. Pada 2 hari tersebut akan terlihat sekitar 60 meteor multiwarna per jamnya. Baiknya dilihat ke arah timur setelah tengah malam di sekitar konstelasi Gemini.
21 – Winter Solstice terjadi di belahan Bumi bagian utara pada 15:30 UT. Matahari sedang pada titik terendahnya di langit dan hari ini akan menjadi siang paling sebentar dalam setahun. Hari ini juga merupakan hari pertama di musim dingin.
24 – Bulan Baru. Berarti seharusnya tanggal 1 Safar.







